KM LIT Interprise Terbakar Saat Sandar di Jamrud Selatan, beberapa Container ikut terbakar

0
130

SURABAYA – Sungguh malang nasib kapal KM LIT Interprise yang dinakhodai Capt. Astaing Bateng tatkala hendak sandar di Dermaga Jamrud Selatan pelabuhan Tanjung Perak alami kebakaran dibagian kamar mesin yang diawali letupan, dan ditandai bumbungan asap hitam hingga keatas memenuhi langit disekitar dermaga.
Chiff Officer kapal KM LIT Interprise, Fenry Makhrus saat ditemui di dermaga Jamrud Selatan mengaku bahwa kebakar awalnya tidak diketahui terlihat nirmal karena Pandu masih berada diatas kapal dalam posisi penyandaran, namun cerobong asap kapal tiba-tiba mengeluarkan  suara letupan saat kapal olah gerak hendak sandar di dermaga.

Waktu kapal maju pelan stop mesin maju lagi awalnya kita dengar letupan dari cerobong asap, dan juga dipertegas laporan dari kamar mesin bahwa ada mesin yang trouble, dan beberapa saat kemudian asap keluar banyak sekitar pukul 16 an Wib,” katanya, Kamis (13/10/2022) sore.

Fenry bersyukur, 19 kru kapal milik perusahaan pelayaran PT Lintas Indonesia Timur (LIT) itu dapat menyelamatkandiri naik keatas dermaga. Dia berharap kapal yang berlayar dari pelabuhan Atapupu Timor dengan mengendong 221 box tampa muatan selamat tidak terjadi hal yang lebih parah.

“Kapal olah gerak dari posisi labuh di bouy 22 pada hari minggu kemarin, dan hari ini baru mau sandar. Kita tidak menyangka,” tandas Fenry.

Ditempat yang sama, Kepala Bidang Keselamatan Berlayar yang turun bersama Kepala Bidang SHSK, Capt. Subuh Fakkurrohman mengatakan, untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan kita menggerakkan kapal KM Pusri Indonesia yang berada sejajar dibelakangnya keluar dermaga sementara.

“Langkah awal untuk antisipasi keadaan kami perintahkan kapal KM Pusri Indonesia keluar dermaga dulu karena jaraknya terlalu dekat,” ujar Capt. Mifthakul Hadi saat ditemui di TKP.

Pra kru kapal yang selamat sedang sandaran di tumpukan kontainer.
Selanjutnya, Miftakhul menambahkan, kapal KM LIT Interprise yang teebakar akan juga digeser dari posisi sandarnya untuk mengurangi resiko jika terjadi kondisi yang lebih parah.

“Km Lit Interpres ini rencananya akan dipindahkan keluar dermaga sebagai langkah antisipasi takut tenggelam di dermaga,” tegasnya.
Namun demikian, lanjut Miftakhul langkah itu dilakukan dengan memastikan kondisi jangkar bisa main untuk olah gerak saat labuh diarea aman.

“Kita pastikan dulu jangkarnya bisa turun agar bisa olah gerak,” imbuhnya.

Dari pantauan di tempat kejadian, puluhan mobil pemadam kebakaran baik dari Pelindo maupun dari Kota Surabaya ditambah 2 Tug Boat milik Pelindo Marine Service melakukan pemadaman. Hingga berita ini diturunkan, kepulan asap hitam masih membumbung tinggi menyelimuti bagian buritan kapal KM LIT Interprise, keski upaya menemukan titik sumber api telah dilakukan oleh Tim Resceu yang turun kedalam kamar mesin kapal dengan peralatan lengkap menekan dengan blower. (omis/red)

Comments are closed.