Dorong Percepatan Layanan E-Blanko UPP Brondong Gelar Sosialisasi

0
139

LAMONGAN – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPT) Kelas III Brondong tindaklanjuti langkah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menerapkan Blanko Elektronik pada Aplikasi Sistem Elektronik Hubla Terintegrasi (SEHATI) dengan menggelar sosialisasi E-Blanko yang diikuti pula beberapa UPT di wilayah Madura.
Sosialisasi sehari yang juga diikuti UPP Kelas III Sapeken, UPP Kelas III Sapudi serta seluruh mitra kerja yang berada di lingkungan UPP Brondong itu dilaksanakan sebagai upaya efektivitas dan efisiensi pelayanan juga digelar secara online bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perhubungan Laut di Jawa Timur.
Kepala UPP Kelas III Brondong, Capt. Faizal, SE, DESS mengatakaan, E-blanko ini dapat memangkas biaya percetakan serta pendistribusian yang selama ini masih dilakukan secara manual.
“Sosialisasi ini kami lakukan untuk menindaklanjuti arahan pimpinan guna mempercepat pemahaman E-Blanko pada mitra kerja,” ujarnya disela acara Sosialisasi E-Blanko di Tanjung Kodok Beach Resort Brondong, Lamongan, Jum’at (16/9/2022).
layanan E-Blanko, lanjut Faizal, merupakan inovasi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, yang semula menggunakan blanko manual berbentuk kertas, kini dapat diwujudkan secara elektronik sehingga pemungutan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dapat dilakuan lebih mudah, efektif, dan efisien.
“Melalui Layanan E-Blanko pada aplikasi SEHATI ini, maka mekanisme penggunaan blanko manual dapat diwujudkan secara elektronik sehingga pemungutan PNBP dapat dilakuan lebih mudah, efektif, dan efisien,” ujar Dirjen Arif di Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta, Selasa (26/7).
“E-Blanko ini akan mempermudah layanan kepada mitra kerja untuk semua layanan yang ada di Perhubungan laut khususnya terkait dengan PNBP sehingga akan lebih mudah,” jelas Faizal.

Target dari sosialisasi ini untuk memberi pemahaman pada semua peserta menu-menu yang ada dalam sistem ini, sehingga dalam pelaksanaan layanan yang dilakukan perhubungan laut dapat berjalan sesuai yang diharapkan.

“E-Blanko ini memiliki manfaat antara lain proses layanan menjadi lebih efektif dan efisien, memangkas anggaran pencetakan blanko, memangkas anggaran pendistribusian blanko ke masing-masing UPT Ditjen Perhubungan Laut, dan lain sebagainya,” tandas Faizal.
Sementara itu, salah satu UPT Ditjen Hubla yang mengikuti acara sosialisasi, Kepala UPP Kelas III Sapeken, Rudy Susanto,SH,MH mengatakan, keikutsertaan pihaknya pada sosialisasi E-Blanko ini, disamping memenuhi undangan dari UPP Brondong juga untuk mengulik lebih jauh terkait layanan E-Blanko yang dimaksud, mengingat amanah Dirjen Hubla seluruh UPT harus melakukan sistem layanan ini.
“Kami siap untuk melaksanakan amanah pusat terkait sistem layanan kepada pengguna jasa,” tutur Rudy.
Selain pengguna jasa, Rudy menambahkan, seluruh pegawai khususnya yang membidangi layanan harus paham sistem layanan E-Blanko ini. Sehingga disaat memberi pelayanan bisa memberikan tuntunan bagi pengguna jasa yang belum paham.
“Tentu kita (pegawai.red) dulu yang harus paham sehingga bisa memberikan layanan dengan baik,” imbuhnya.
Untuk diketahui, terdapat 10 (sepuluh) layanan jasa secara elektronik pada modul E-Blanko, yaitu Jasa Kapal, Jasa Barang, Jasa Alat, Jasa Kepelabuhanan dan lainnya, Kasa Kontribusi Pelayanan Jasa Pemanduan dan Penundaan Kapal, Jasa Konsesi, Jasa Perkapalan dan Kepelautan, Jasa Kenavigasian Koneksi Data VTS, Jasa Rambu dan PNBP Seluruh Jasa Transportasi Laut.
Sedang, penggunaan E-Blanko akan mulai dilakukan pada tanggal 1 September 2022 pada seluruh UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, dan diharapkan di tahun 2023 seluruh UPT sudah menggunakan E-Blanko dan tidak menggunakan blanko manual lagi.

Comments are closed.