Membangun SDM Transportasi Laut Lewat Kolaborasi Industri Dengan Lembaga Pendidikan

0
105

SURABAYA – Ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang mampu menjawab tantangan perkembangan di dunia usaha tak terlepas dari peran serta institusi pendidikan sebagai lembaga pencetak calon-calon pekerja di semua lini bidang bisnis. Sehingga, sebagai hal yang positif bila PT Pelindo Marine Service (PMS) bersama Poltekpel Surabaya, dan Universitas Muhamadiyah Kupang berkolabirasi dalam sebuah forum Webinar yang mengangkat tema tentang ‘Kolaborasi Membangun SDM Transportasi Laut (Marine) & Logistik pada Situasi Turbulance Covid-19 menuju visi logistik Indonesia 2025’.

Sebagai keynote speech, Kepala BPSDM Perhubungan, Ir. Sugihardjo, M.Si, dengan nara sumber webiner, Direktur Utama PT Pelindo Marine Service (PMS) Group, Drs. Eko Hariyadi Budiyanto, AK, MM, M.Sc, Direktur PT BMC logistics, Dr. Gugus Wijonarko, MM, Jetua LSP. P1 Poltekpel Surabaya, Dr. Trisnowati Rahayu, M. AP, Dosen Fakultas Ekonomi Universutas Muhamadiyah Kupang, Dr. Syarifudin, SE, MM.

Kepala BPSDM Perhubungan, Ir. Sugihardjo, M.Si yang bertindak sebagai keynote speech berpesan, bahwa inti dari kolaborasi adalah take and give.

“Masing-masing pihak saling berbagi value, baik antar institusi pendidikan, dan juga dengan industri,” ujarnya, Senin (14/9/2020).

Sedang, Direktur Utama PT Pelindo Marine Service (PMS) Group, Eko Hariyadi Budiyanto(Ehay) mengatakan, Pelindo Marines, dari sisi bisnis sangat mengapresiasi adanya diskusi yang mempertemukan antara pemangku kepentingan di sisi bisnis dan pendidikan. Para mahasiswa atau pelajar di bidang maritim tidak bisa dibiarkan untuk mencari jalannya sendiri ke industri, tetapi harus dipandu untuk dipersiapkan.

Menurut Ehay, kolaborasi dunia usaha dengan lembaga pendidikan itu tidak hanya bisa link and match (ketrampilan sesuai dengan kebutuhan industri), tetapi juga harus connected and ready to play.

“Artinya siap untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak di tengah industri,” tandas Ehay.

Ehay memandang, sangat beralasan bila pemerintah semakin serius menyiapkan SDM untuk sektor maritim. Sektor ini terbukti relatif stabil, bahkan di masa krisis pandemi seperti sekarang ini.

“Di kala industri pariwisata, penerbangan, dan otomotif sedang tertekan, sektor logistik maritim bisa bertahan,” pungkasnya. (Omiz/fid)

Comments are closed.