Tim Mariners Peduli,( PMS Group), Bergotong royong Bantu Warga Tg Perak

0
221

SURABAYA – PT Pelindo Marine Service (PMS) Group turunkan Tim Mariners Peduli lakukan penyemprotan cairan pencegah virus di pasar, rumah ibadah, sekolah dan sepanjang jalan utama tempat tinggal warga Perak Barat dengan menggunakan mobil pick up yang mengangkut profil tanki berisi 1000 liter disinfektan,dan beberapa alat lainnya, sebagai upaya pembersihan lingkungan guna meredam penyebaran virus Corona (Covid-19), Kamis (9/4/2020).

“Ya kami peduli juga terhadap lingkungan sekitar perusahaan atas kebersihannya agar terhindar dari penyebaran virus covid-19 yang meresahkan warga baik di pasar Kilometer, Masjid Arahman, SMK AL, Gereja, Pura dan jalan utama yang dilalui tim Marines Peduli,” tutur Direktur Utama PT Pelindo Marine Service (PMS), Eko Hariyadì Budiyanto(Ehay)

Kegiatan itu, lanjut Ehay, merupakan aksi sosial pegawai PMS Group melalui penyemprotan disinfektan dilungkungan warga. Namaun begitu, apa yang telah dilakukan oleh PMS hanya sebagian kecil upaya ikut memerangi penyebaran virus corona khususnya di wilayah Tanjung Perak.

“Itu masih sebagian kecil aja, masih perlu keterlibatan pihak lain secara bersama ikut membantu wilayah perak bersih dan aman dari corona,” jelasnya

Ehay menambahkan, bahkan dilingkungan kerjanya pun senantiasa dilakukan penyemprotan disinfektan mengingat Surabaya masih berjibaku melawan virus yang mematikan itu. Demikian juga dengan semua pegawai, penggunaan masker dan jaga jarak dalam melakukan aktivitas juga ditekankan.

“Pendeteksian suhu badan dilakukan setiap pagi masuk kantor. Kita juga melakukan pemeriksaan Rapid Test di PHC guna memastikan kondisi diri dan hasilnya alhamdulillah aman,” akunya.

Disinggung terkait surat edaran Menteri BUMN terkait pelarangan bepergian luar daerah, Ehay mengaku tentu semua pegawai BUMN akan mentaatinya. Hal itu juga sebagai upaya menjaga diri dan kebaikan bersama.

“Ya tentu, kan kita perusahaan yang berada dibawah jajaran BUMN,” pungkasnya. (ruu/miz)

Comments are closed.