Penghargaan WBK Insan Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak Sebut Kado Terindah Hari Jadi

0
161

SURABAYA – Diterimanya predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) yang diserahkan bertepatan dengan peringatan hari korupsi dunia merupakan kado istimewa bagi insan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak. Pasalnya diterimanya penghargaan tersebut pada tanggal 10 Desember 2019 merupakan hari jadi kantor otoritas pelabuhan Tanjung Perak.

“Bagi kami insan Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak ini adalah yaa kado istimewa lah,” ujar Kasubbag Hukum dan Humas KOP Utama Pelabuhan Tanjung Perak, Suncoko kepada titikomapost,com saat ditanya hal yang istimewa dalam penerimaan penghargaan WBK tersebut, Kamis (11/12/2019).
Suncoko mengaku, predikat WBK ini diperoleh berkat kerja keras pegawai Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak dalam melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsi sesuai standar operasional prosedur (SOP) secara kompak dalam Team Work. Disamping itu juga adanya peran serta temen-teman pengguna jasa serta teman-teman wartawan yang sudah bersinergi.

“Tanpa kerjasama (kami, pengguna jasa dan wartawan) usaha kami dalam melakukan perubahan baik itu perubahan pola pikir, budaya kerja, budaya melayani dan tidak korupsi tidak akan berhasil. Dengan niat yang tulus ikhlas dan bekerja dengan hati dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa terkait jasa kepelabuhanan alhamdulillah kantor op tanjung perak mampu melakukan perubahan dan pembangunan zona integitas menuju predikat WBK,” jelasnya.

Dengan diterimanya predikat ini, lanjut Suncoko, tugas kami selaku bagian dari pemerintah adalah melayani publik, jadi untuk selanjutnya meski layanan berbasis online melalui aplikasi inaportnet sudah kami laksanakan, namun masih ada juga yang masih belum sehingga kedepannya melalui program inovative semua pelayanan akan kami usahakan pelayanan secara on line.

“Kalo semua pelayanan sudah melalui on line maka secara tidak langsung mengurangi tatap muka atau bertemu antara kami dengan pengguna jasa sehingga bisa menghilangkan terjadinya niat-niat yang koruptif,” tandas Suncoko.

Agar kedepannya lebih bagus dalam hal pelayanan kepada publik, untuk itu mohon dukungan dari semua pihak baik pengguna jasa maupun teman-teman wartawan dapat saling meningkatkan sinergisitas yang sudah terbangun untuk lebih baik.

“Semoga kantor otoritas pelabuhan utama tanjung perak dalam memberikan pelayanan sesuai dengan jargon ‘ ISO REK ‘ (Integritas Semangat Optimis Responsip Eksellen Kreatif) dapat berjalan seperti yang diharapkan,” pungkas Suncoko.

Untuk diketahui, Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak bersama 4 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perhubungan Laut lainya telah berhasil meraih penghargaan Zona Integritas dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang juga bersamaan 7 UPT di lingkungan Kementerian Perhubungan telah meraih penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Bebas Bersih Melayani (WBBM) yang diterima bertepatan dengan Hari Anti-korupsi Internasional.

Keberhasilan itu diungkapkan dengan puji syukur oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut R Agus H Purnomo di Jakarta, Selasa (10/12) kemarin. Dirjen Agus seraya mengingatkan, momen Hari Anti-korupsi Internasional ini harus mampu menjadi pemicu bagi seluruh UPT Ditjen Perhubungan Laut untuk melakukan Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi secara konkret, sistematis, dan berkelanjutan.

Adapun ke-5 UPT Ditjen Perhubungan Laut yang mendapatkan predikat wilayah birokrasi bersih melayani adalah Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok dan 4 UPT lainnya mendapatkan predikat WBK adalah Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak, Otoritas Pelabuhan Utama Belawan, Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Perak, dan Balai Kesehatan Kerja Pelayaran. (ruu)

Comments are closed.