Renovasi Asrama Pelaut Distrik Navigasi Surabaya Sesuai Jadwal

0
119

SURABAYA – Renovasi 12 unit asrama Pelaut Distrik Navigasi Kelas I Surabaya ditargetkan berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan yang tertuang dalam kontrak pekerjaannya.

Tugas Dwi Purwanto PPK Belanja Modal Kantor Distrik Navigasi Kelas I Surabaya, saat ditemui dilokasi proyek mengatakan capaian progres renovasi 12 unit asrama Pelaut jalan Ikan Duyung Surabaya yang menempati lahan seluas sekitar 2000m2 per bulan Oktober 2019 sudah mencapai 60 persen dari pelaksanaan proyek sesuai kontrak nomor PL.106/03/12/DNG.SBY-2019 yang dimulai stanggal 16 Juli 2019 dengan nilai sebesar Rp 3.360.558.652,24 dalam jangka waktu pelaksanaan yang dijadwalkan selama 160 hari kalender (5 bulan).

“Renovasi asrama Pelaut Distrik Navigasi Kelas I Surabaya sebagai upaya mengakomudir kebutuhan tempat tinggal bagi pejabat structural yang berasal dari luar daerah Surabaya dan tidak memiliki tempat tinggal,” terangnya saat melakukan jumpa pers progres renovasi Asrama Pelaut jalan Ikan Duyung Surabaya, Rabu (16/10/2019).

Selain itu, lanjut Tugas, juga untuk mempermudah koordinasi dalam pencapaian suatu pekerjaan karena mengingat lokasinya sangat dekat dengan kantor sehingga dipandang perlu melakukan peningkatan dari bangunan asrama yang sebelumnya dengan kondisi kurang layak dengan melakukan renovasi bangunan tersebut.

“Pekerjaan renovasi itu dapat berjalan sesuai dengan yang dijadwalkan, namun hanya pada bulan pertama pekerjaan ada sedikit kendala terkait pengosongan rumah lama yang masih ditinggali oleh para pegawai,” kata Tugas.

Dalam pelaksanaan pekerjaan, Distrik Navigasi melakukan lelang terbuka melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) selama 40 hari untuk mencari pemenang sebagai pelaksana renovasi asrama tersebut.

Dari beberapa peserta lelang yang memasukkan penawaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebanyak sekitar 9 penyedia yang selanjutnya lelang dimenangkan oleh CV Mitra Tangguh Surabaya dengan penawaran sebesar Rp 3.360.558.652,24. “Kami sangat prosedur mengikuti ketentuan,” tandas Tugas.

Tugas juga menambahkan, sistem pengawasan renovasi dilakukan secara cermat dan terjadwal, hal itu sebagai upaya memastikan jalannya pekerjaan dapat rampung sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Selain itu, pengawasan terhadap material bangunan juga dilakukan pengecekan untuk menjamin atau memastikan kualitas maupun ukuran material sesuai dengan spek yang ditentukan dalam kontrak.

“Untuk itu, kami melakukan uji kualitas beton dan besi guna membuktikan kualitas yang dihasilkan sesuai yang diharapkan,” pungkasnya. (ruu)

Comments are closed.