Bangkai KM Santika Nusantara Sudah Di Sandarkan TB Bima 333

0
44

SURABAYA – Upaya menarik bangkai kapal KM Santika Nusantara yang telah menelan korban 3(tiga) orang meninggal Dunia dan 308 (tiga ratus delapan) penumpang selamat sejauh sekitar 170 Mil dari posisi terapung-apung di tengah lautan lepas sudah dilakukan oleh dua kapal Tug Boat (TB) yang diawali TB Jala Arta 02 dan dijemput TB Bima 333 di Karang Jamuang akhirnya berhasil sandar ddengan sempurna di Galangan Kapal PT Indonesia Marina Shipyard (IMS) Gresik, Senin (2/9/2019) pukul 22.00 WIB malam.

PLT Kepala Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, Moh. Ali, S.AP, M.Si mengatakan, bersama Tim terkait evakuasi bangkai kapal KM Santika Nusantara berhasil dilakukan dengan mulus dengan cara di Towing yang awalnya menggunakan TB Jala Arta 02 yang bergerak dari Banjarmasin menuju ke tempat terapung-apungnya KM Santika Nusantara sekitar 210 Mil pada Selasa 27 Agustus 2019 pukul 23.00 WITA, dan mencapai bangkai kapal tersebut lalu lakukan mengandengnya ke perairan Gresik dengan jarak tempuh sekitar 170 Mil.

“Dari informasi yang disampaikan oleh anggota yang mengikuti jalannya towing kapal KM Santika Nusantara dari sekitar perairan Karang Jamuang, tepatnya di koordinat 6° 47’ 8.51” S 112° 49’ 3.01” E, bangkai kapal tersebut dibantu TB Bima 333 milik PT. Pelindo Marine Service dengan seorang pandu membawa ke galangan PT IMS, dan berhasil sandar pukul 22.00 WIB,” terangnya, Senin (2/9/2019) malam.

Setelah nanti sudah di sandarkan di galangan IMS Gresik, selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan kondisi riil bangkai kapal KM Santika Nusantara tersebut oleh tim terkait untuk memastikan apakah masih ada korban lain selain yang sudah terevakuasi atau tidak.

“Selanjutnya tentunya pihak KNKT akan mulai bekerja setelah benar-benar aman kondisi bangkai kapal tersebut,” ujar Ali.

Sementara itu, Kasi Patroli Kantor Syahbandar Utama Tanjung Perak, menambahkan, sekitar pukul 13.10 WIB. TB Bima 333 berhasil merapat menjemput bangkai KM Santika Nusantara yang sedang digandeng TB Jala Arta 02 mengapung-apung di karang Jamuang, dan mengambil posisi dibagian buritan untuk memberi keseimbangan selama di towing ke Gresik.

“Bangkai kapal KM Santika mulai kami towing dari Karang Jamjuang menuju galangan IMS Gresik sekitar pukul 13.42 WIB. Alhamdulillah cuaca bagus sehingga dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Namun begitu, lanjut Djoko, sebelum di towing ke Gresik bangkai kapal tersebut sempat juga dilakukan pendinginan yang dilakukan oleh TB Bima 333 karena kondisinya masih berasap meski tipis-tipis sekitar 1 (satu) jam lamanya.

“Tepat pukul 22.00 WIB bangkai kapal KM Santika Nusantara berhasil di sandarkan di galangan PT IMS Gresik dengan mulus, dan selanjutnya nanti akan dilakukan tindakan lanjutan pemeriksaan,” pungkas nya. (ruu)

Comments are closed.