Tower Poros Maritim Office Building Pelindo III Segera Hadir

0
158

SURABAYA – Pelindo III (Persero) kebut pembangunan Tower Poros Maritim yang akan menjadi office building paling modern di Surabaya. Proyek yang dirancang untuk memusatkan para pelaku usaha sekaligus akan menjadi Ikon bisnis di Tanjung Perak ditargetkan beroperasi awal tahun 2020.

Direktur Utama Pelindo III (Persero), Doso Agung mengatakan bahwa di menara perkantoran setinggi 24 lantai tersebut, sekitar 6 lantai rencananya akan dipakai untuk grup usaha Pelindo III.

“16 lantai ke bawah itu yang akan disewakan, dan hingga kini sudah ada 15 persen yang menyatakan minat untuk menyewa misalnya seperti dari sektor perbankan dan perusahaan sektor pelayaran,” jelasnya seusai acara Topping Off Tower Poros Maritim, di Surabaya, Selasa (2/7/2019).

Diungkapkan gedung yang sebelumnya akan dinamai Pelindo Place tersebut kini menjadi Tower Poros Maritim. Harapannya bisa menjadi ikon pusat bisnis maritim tidak hanya di Pelabuhan Tanjung Perak, tetapi juga di Indonesia.

“Bangunan kalau sekedar bangunan dan tidak bisa menginspirasi kita kan nilainya berkurang. Nah ini kami ingin bangunan ini bisa menginspirasi bagaimana mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim,” ungkapnya.

Efisiensi dan produktivitas tidak hanya diwujudkan di lapangan operasional, tetapi juga di sisi administrasi atau back office. Dengan nilai investasi yang mencapai lebih dari Rp 400 miliar, Tower Poros Maritim akan membuat koordinasi antar pemangku kepentingan yang ada di pelabuhan menjadi terpusat sehingga lebih efisien, bagi semua, mulai dari regulator, operator, hingga pengguna jasa. Bahkan juga pusat pelayanan kepelabuhanan satu atap untuk para pengguna jasa, termasuk integrasi layanan kepabeanan.

Bangunan akan dilengkapi dengan basement dan mezzanine di lahan seluas 11 ribu meter persegi di sisi utara kota, sehingga memiliki panorama laut di sekelilingnya. Letaknya strategis karena menjadi satu-satunya landmark bisnis modern di Tanjung Perak dan kawasan utara Surabaya yang sangat dekat dengan pusat kota dengan jalur jarang sekali macet. Kemudian Pelindo Place juga bisa diakses dari dua jalan yang mengapitnya.

Masih kata Doso Agung, seiring dengan perkembangan tren dan sesuai kondisi lokasinya, menara dibangun dengan konsep eco green and smart building. Strukturnya akan dilapisi kaca ganda untuk mengurangi panas dari luar, namun tetap mendapatkan pencahayaan alami yang cukup, sehingga hemat energi.

Area hijau berupa taman vertikal dengan pemanfaatan resapan air hujan untuk penyiraman tanaman juga akan menjadi penanda komitmen pengelolaan gedung yang ramah lingkungan. Aksesibilitas ruangan bisa dilakukan dengan menggunakan ponsel pintar sehingga mempermudah kontrol dengan kustomisasi sesuai kenyamanan penyewa.

Untuk ruangan kantor akan disiapkan secara bebas kolom. Sehingga penyewa dapat mengatur tata letak denah ruang sesuai dengan kebutuhannya. Penempatan plafon yang tinggi akan semakin menambah kesan lapang dari penghuninya ketika berada di ruangan.

“Mereka akan dapat melihat Pelabuhan Tanjung Perak, Selat Madura dan Jembatan Suramadu di arah utara. Kemudian juga lanskap Kota Surabaya di arah selatan. Keduanya dengan pandangan yang maksimal karena bangunan dikelilingi kaca,” jelasnya.

Tower Poros Maritim juga akan dilengkapi fasilitas penunjang bisnis, seperti lounge dan café, pertokoan ritel, banking hall, meeting room, multifunction room, parking area yang luas di basement untuk mobil dan sepeda motor, halte dan plaza untuk pengguna transportasi publik, serta tentunya dengan sistem pengamanan 24 jam non-stop.

Lokasi juga dirasa semakin strategis karena tak jauh dari destinasi wisata seperti Surabaya North Quay dan fasilitas kesehatan, RS PHC Surabaya. (Amd/Ji)

Comments are closed.