Terjang Ombak Tim KSOP Gresik Jemput 16 Orang Dari MV Seaspan Fraser

0
150

GRESIK – KSOP Gresik lakukan evakuasi penjemputan 16 korban kru kapal KM Tirta Amarta dari MV Seaspan Fraser di Boy 3 APBS setelah diselamatkan berjalan dengan lancar hingga merapat di pelabuhan Gresik, Selasa (25/6/2019) pukul 01.30 WIB dini hari.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik, R. Totok Mukarto mengatakan, setelah mendapat laporan, kami telah memerintahkan anggotanya untuk melakukan evakuasi pemindahan 16 orang kru kapal KM Tirta Amarta yang tenggelam di perairan Utara Tuban dan sudah diselamatkan dari MV Seaspan Fraser pada posisi Labuh di Bouy 3 alur APBS.

“Dua kapal kami kirim dan keenambelas korban dapat dipindahkan dengan selamat hingga dibawa ke pelabuhan Gresik,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Mukarto, KSOP Gresik bersama Pelindo III mempersiapkan dermaga 265 pelabuhan Gresik untuk memfasilitasi sandarnya kapal patroli KN 365 menurunkan seluruh awak kapal Km Tirta Amarta 16 orang ship to ship dari MV Seaspan Fraser setelah menyelamatkan mereka dalam liferaft yang terapung-apung di perairan Laut Jawa Utara Tuban, Jawa Timur.
“Setelah diakukan evakuasi ABK KM Tirta Amarta dengan KN 365 dari MV Seaspan Fraser, kita siapakan sandaran di dermaga 265 untuk menurunkan korban,” jelas Mukarto.

Selanjutnya, Mukarto menambahkan, kami menyiapkan tim medis lengkap dengan obat-obatan di dermaga untuk memberikan pertolongan pertama terhadap korban setelah nyampai di Gresik.

“Alhamdullilah pukul 01.30 WIB semua ABK berhasil dievakuasi ke dermaga pelabuhan umum Gresik dalam kondisi semua sehat walafiat,” terang Mukarto.

Setelah dipastikan kondisi seluruh korban dalam keadaan baik, maka kami menyerahkan kepada pihak agen pelayaran PT Citra Baru Adinusantara sebagai pemilik kapal KM Tirta Amarta untuk dipulangkan.

“Kami memastikan seluruh korban dalam keadaan baik setelah dievakuasi dari tengah laut selanjutnya kita serahkan sepenuhnya keoada pihak agen pelayaran,” tandas Mukarto.

Seperti diketahui, dalam pemberitaan sebelumya, kapal KM Tirta Amarta GT 764 dengan Call sign : YCZW di Nakhodai Doly Perdana dengan anak buah kapal (ABk) 15 orang bermuatan 1.100 Ton pupuk tujuan Kendawangan berangkat meninggalkan pelabuhan Gresik dengan SIB tanggal 22 Juni 2019 dilaporkan tenggelam setelah ditinggalkan kru yang menyelamatkan diri menggunakan 2 liferaft akibat mengalami kebocoran di ruang kamar mesin dengan lokasi tidak jauh dari terapung-apungnya korban saat diselamatkan kapal asing berbendera Hongkong MV Seaspan Fraser dalam pelayarannya dari pelabuhan Singapura menuju Surabaya pada posisi 05*03.8 S : 111*32.7 E. (Amd)

Comments are closed.