Dukung Gerakan Indonesia Bersih, Kemenhub Imbau Mudik Tanpa Sampah

0
119

(maritimedia.com) – SURABAYA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sepakat dengan ide mudik tanpa sampah oleh Menko Maritim Luhut B. Panjaitan saat peluncuran Gerakan Indonesia Bersih.

Hal ini sebagai dukungan Kementerian Perhubungan terhadap ‘Gerakan Indonesia Bersih’ yang digaungkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Ya kita sudah ada Gerakan Indonesia Bersih, kita harus sepakat bersih itu kan amanah dari Allah bahwa kita harus bersih, oleh karenanya sejalan dengan kehidupan individu kita, marilah kita buat Indonesia bersih. Termasuk pada saat mudik,” kata Menhub Budi di Kawasan Car Free Day (CFD), Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (28/4).

Lebih lanjut, Menhub Budi mengatakan, gerakan mudik tanpa sampah itu dapat dilakukan dengan cara menyediakan tempat pembuangan sampah lebih banyak seperti di Pelabuhan, Stasiun dan Bandara.

“Di sarana dan prasarana transportasi pelabuhan-pelabuhan, kapal, stasiun, kereta api, bandara, pesawat, terminal, bus dan lainnya harus ada pembuangan sampah yang baik,” kata Menhub Budi di Jakarta.

Menhub Budi juga menyebutkan, akan lebih fokus mengajak stakehoder di lingkungan Kementerian Perhubungan khususnya Direktorat Perhubungan Laut untuk mulai konsen agar tidak membuang sampah plastik di laut.

“Di laut adalah satu daerah yang kritis karena banyak sekali stakeholder laut itu mengabaikan dan menganggap laut itu adalah daerah belakang dan tetap buang sampah, oleh karenanya saya akan mengajak stakeholder laut terutama pertamakali untuk sama-sama marilah konsen untuk kebersihan dan dengan itu diantaranya plastik menjadi perhatian utama bagi kita,” pungkas Menhub Budi dilansir Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub.

Sebagai informasi, kampanye Gerakan Indonesia Bersih menjadi identitas nasional dari semua kegiatan aksi bersih atau peduli sampah yang dilakukan oleh pemerintah, perusahaan, maupun masyarakat. Sebagai salah satu negara kepulauan terbesar, Indonesia memiliki banyak potensi sumber daya kelautan dan perikanan termasuk potensi wisata yang sudah menjadi tujuan wisata dunia.

Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Koordonator Bidang Maritim Luhut, B Panjaitan, Titik Puspa, dan para istri menteri kabinet kerja. Juga dimeriahkan oleh marching band dari Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP).

Comments are closed.