Forklift Safety: 5 Peraturan Keselamatan Forklift di Pelabuhan

0
1449

(maritimedia.com) – Surabaya – Masalah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) khususnya di wilayah pelabuhan memerlukan perhatian yang lebih intensif guna meminimalisir terjadinya kecelekaan kerja yang terjadi. Upaya untuk menekan kecelakaan kerja didasarkan pada UU Keselamatan Kerja Pasal 3, disebutkan bahwa UUD Keselamatan Kerja dibuat untuk mengurangi kasus kecelakaan kerja yang mungkin saja terjadi.

Dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat dunia industri saat ini lebih banyak menggunakan peralatan yang canggih yang memiliki potensi bahaya bagi pekerja juga meningkat. Apabila tidak dilakukan pencegahan sedini mungkin, maka makin besar pula kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang dapat ditimbulkan.

Forklift adalah salah satu alat angkat yang banyak dipakai di pelabuhan. Karena pergerakannya yang begitu lincah, forklift kerap menjadi solusi guna mengangkat barang yang membutuhkan kecepatan dengan lokasi yang relative sempit.

Kecerobohan saat mengoperasikan forklift maupun perilaku tidak aman pejalan kaki sering menjadi penyebab terjadinya suatu insiden.

Karena itu Pelindo III terus melakukan sosialisasi terkait K3 lebih intens lagi, dengan melibatkan unsur manajemen perusahaan, karyawan, mitra kerja, serikat pekerja/buruh, pekerja/buruh dan security.

Yuuuk perhatikan 5 Langkah Peraturan Keselamatan Forklift berikut ini, baik oleh Operator maupun Pejalan Kaki guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

You are the key to your safety!

Comments are closed.