Peresmian VTS Makassar, Jamin Keselamatan dan Keamanan Pelayaran Perairan Makassar

522
16145

(maritimedia.com) – MAKASSAR – Menteri Perhubungan Ignasius Jonan meresmikan pembangunan Vessel Traffic Service (VTS) Distrik Navigasi Kelas I Makassar, dalam kunjungan kerja ke Pelabuhan Makassar, Jumat.

Menteri Perhubungan mengatakan bahwa pengoperasian VTS Makassar untuk mewujudkan keselamatan dan keamanan pelayaran di perairan Indonesia, khususnya di wilayah Makassar yang arus pelayarannya cukup padat.

“Dengan dibangunnya VTS Makassar maka keselamatan pelayaran dapat lebih terjamin di mana lalu lintas kapal di dalam wilayah cakupan VTS menjadi aman, efisien dan tidak membahayakan lingkungan” kata Menhub Jonan dalam sambutannya.

Peresmian VTS Makassar dihadiri Direktur Jenderal Perhubungan Laut A. Tonny Budiono, Direktur Kenavigasian Bambang Wiyanto, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Sugeng Wibowo, Direktur KPLP Gajah Roseno, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Adolf R Tambunan.

Hadir juga Syahbandar Utama Pelabuhan Makassar Marwansyah, Kadisnav Makassar Supardi, Kadisnav Palembang Taufik, Kadisnav Tanjung Priok Ali Malawat, dan Kadisnav Tanjung Perak Nyoman S.

Dengan diresmikannya VTS Makassar, maka saat ini Kementerian Perhubungan telah memiliki 21 VTS yang tersebar di seluruh Indonesia.

Vessel Traffic Service (VTS) merupakan pelayanan lalu lintas kapal di wilayah yang telah ditetapkan yang saling terintegrasi dan memiliki fungsi antara lain memonitor lalu lintas pelayaran dan alur lalu lintas pelayaran, meningkatkan keamanan lalu lintas pelayaran, meningkatkan efisiensi bernavigasi, perlindungan lingkungan, pengamatan, pendeteksian, dan penjejakan kapal di wilayah cakupan VTS, dan membantu kapal-kapal yang memerlukan bantuan khusus.

Adapun jenis pelayanan mendasar yang harus disediakan oleh setiap stasiun VTS yaitu Pelayanan Informasi (Information Service), Pelayanan Bantu Navigasi (Navigation Assistence Service), dan Pelayanan Pengorganisasian Lalu Lintas (Traffic Organization Service).

Comments are closed.