New Priok 1 Jajal Operasi Pelayaran Internasional

1309
46620
Foto aerial proyek pembangunan Pelabuhan Kalibaru atau yang disebut Terminal New Priok di Kalibaru, Jakarta Utara, Kamis (21/5). Terminal 1 Pelabuhan New Priok yang merupakan proyek perluasan Pelabuhan Tanjung Priok direncanakan soft launching pada September 2015 dengan total anggaran pengadaan fasilitas penunjang mencapai US$ 120 juta, yakni delapan container crane, 20 ruber tyred gantry (RTG) crane, 60 terminal tractor, satu reach stacke, serta dua empty container handling. ANTARA FOTO/Andika Wahyu/pd/15.

(maritimedia.com) – JAKARTA – PT New Priok Container Terminal One (NPCT1) melaksanakan uji coba operasi untuk pelayaran Internasional yang mendatangkan Kapal Sinar Sumba Voy 400 (Samudera Indonesia Shipping Line Ltd.) dengan GRT 18.000 DWT, Jumat (27/5).

Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PT Pelindo II (IPC) Saptono R. Irianto menjelaskan uji coba operasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional terminal peti kemas, baik dari sisi infrastruktur, suprastruktur, maupun sistem informasi di sisi dermaga, lapangan dan gate.

Uji coba sekaligus dilakukan untuk sinkronisasi proses pelayanan antara terminal dengan instansi-instansi pemerintah lain seperti Bea Cukai dan Karantina, maupun dengan para pelaku usaha logistik dan pemilik barang.

NPCT1 memiliki luas lahan kurang lebih 32 hektare dan kapasitas sebesar 1,5 juta TEUs per tahun. Dengan total panjang dermaga 450 meter saat ini (850 meter pada akhir 2016) dan kedalaman -14 meter LWS (akan dikeruk secara bertahap hingga -20 meter), terminal baru ini diproyeksikan untuk dapat melayani kapal peti kemas dengan kapasitas 13.000-15.000 TEUs dengan bobot di atas 150.000 DWT.

NPCT1 merupakan terminal peti kemas pertama dalam pembangunan Fase 1 Terminal New Priok yang terdiri atas tiga terminal petikemas dan dua terminal produk. Pembangunan Fase 2 Terminal New Priok akan dilaksanakan setelah pengoperasian Fase 1 New Priok.

Comments are closed.