Pasar Modal Bisa Dijadikan Alternatif Pendanaan Industri Perikanan

69
1050

(maritimedia.com) – SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pasar modal bisa dijadikan alternatif pendanaan bagi industri sektor kelautan dan perikanan. Karena itulah OJK mendorong pengusaha perikanan untuk masuk dan terdaftar di pasar modal sebagai sumber pendanaan bagi industri tersebut.

Salah satu upaya OJK yakni dengan melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha di bidang perikanan dan kelautan dengan mengusung tema “Pasar Modal Sebagai Sumber Pendanaan Industri Di Sektor Kelautan dan Perikanan”.

Kegiatan yang dilaksanakan di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (17/5) itu, merupakan kerja sama OJK dengan pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Bursa Efek Indonesia.

Adapun sosialisasi ini dilakukan oleh OJK sebagai upaya untuk secara aktif melakukan program pendalaman pasar keuangan, percepatan akses keuangan daerah, serta pengembangan sektor kelautan dan perikanan.

Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk dapat lebih menyebarkan informasi terkait pasar modal kepada pelaku usaha di daerah, sehingga pemanfaatan pasar modal di daerah sebagai sumber pendanaan dapat ditingkatkan, khususnya mendorong pengembangan usaha di sektor perikanan dan kelautan dan industri terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Eksekutif Pasar Modal OJK, Nurhaida menyebutkan perusahaan perikanan bisa mendapatkan tambahan modal melalui pasar modal. Apalagi, industri perikanan tersebar banyak di daerah.

Menurut Nurhaida sumber pendanaan dari perbankan dinilai cukup mahal. Sedangkan pendanaan melalui pasar modal sangat murah guna mengembangkan bisnisnya. “Kami mendorong perusahaan sektor perikanan bisa meningkatkan modal melalui go public,” ucap Nurhaida di Semarang.

Data OJK menyebutkan jumlah perusahaan sektor maritim, termasuk bidang kelautan dan perikanan, yang mendapatkan dana masyarakat melalui pasar modal sampai saat ini mencapai 22 perusahaan, dengan nilai Rp14,1 triliun.

Dalam kegiatan ini, OJK mengundang 135 Perusahaan di bidang perikanan dan kelautan yang berdomisili di daerah Jawa Tengah.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Eksekutif Pasar Modal OJK Nurhaida, Gubernur Jawa Tengah, Pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kepala Kadin Provinsi Jawa tengah, para Direksi Perusahaan di Sektor Perikanan dan Kelautan dan sektor terkait lainnya, serta Akademisi dari Universitas di Semarang dan sekitarnya.

Selain melalui pasar modal, OJK juga telah mendorong peningkatan pembiayaan sektor kelautan dan perikanan melalui sektor perbankan dan industri keuanan non bank (IKNB) melalui Program Jaring (Jangkau Sinergi dan Guidelines) yang diluncurkan pada Mei 2015.

Comments are closed.