Belum Layak Jual, 1.000 Ekor Lebih Lobster Sitaan Di Lepaskan di Perairan Pulau Tikus

88
1421

(maritimedia.com) – BENGKULU – Sesuai instruksi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang menerbitkan Peraturan Menteri nomor 1 tahun 2015 tentang lobster, kepiting dan rajungan, lobster di bawah 200 gram dilarang diperjualbelikan.

Karena itulah seribu lebih “baby lobster” atau lobster kecil berbobot di bawah 200 gram oleh Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Bengkulu yang merupakan hasil sitaan dari tangkapan nelayan kembali dilepasliarkan di perairan Pulau Tikus, Bengkulu.

“Lobster yang belum layak jual hasil sitaan dari nelayan kami lepaskan ke perairan Pulau Tikus yang memiliki terumbu karang,” kata Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan Bengkulu, Dedy Arif, Minggu (10/4).

Pelepasan lobster di perairan Pulau Tikus itu juga sebagai rangkaian dari Pekan Nelayan dan Kemaritiman Bengkulu untuk menyemarakkan Hari Nelayan 2016.

Comments are closed.