Pelabuhan Makassar Awali Penerapan Sistem Inaportnet

62
1987

(maritimedia.com) – MAKASSAR – Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jendral Perhubungan Laut menerapkan Sistem Inaportnet ini untuk mengintegrasikan sistem informasi kepelabuhanan yang standar dalam melayani kapal dan barang dari seluruh instansi dan pemangku kepentingan.


Soft launching penerapan sistem Inaportnet secara simbolis dilakukan oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Ir.Sugeng Wibowo, MM mewakili Plt.Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Dr.Umar Aris,SH,MH di Makassar, Kamis, (17/3).

 


Pelabuhan Makassar dipilih menjadi lokasi pelabuhan pertama yang akan menerapkan sistem Inaportnet, karena PT. Pelindo IV sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang menjadi operator pelabuhan Makassar telah siap.


“Pelindo IV merupakan badan usaha pelabuhan (BUP) yang telah siap untuk mengaplikasikan dan mengintegrasikan sistemnya dengan sistem Inaportnet,” kata Kepala Bagian Organisasi dan Hubungan Masyarakat Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Bambang Sutrisna.


Sistem Inaportnet memberikan manfaat antara lain menjamin transparansi pelayanan kapal dan barang di pelabuhan, menjamin rasa keadilan pelayanan (first come first served), mempercepat penyelesaian pelayanan kapal dan barang, meminimalisasi biaya yang diperlukan dalam penanganan pelayanan kapal dan barang, meningkatkan validitas dan akurasi data yang terkait dengan kegiatan pelayanan kapal dan barang, dan meningkatkan daya saing nasional dan mendorong masuknya investasi.


Dengan Sistem Inaportnet ini maka semua kapal niaga yang beroperasi di Indonesia dapat dilayani cepat secara online. Sedangkan untuk kapal pelayaran rakyat, kapal dengan ukuran kurang dari atau sama dengan 35GT, kapal yang beroperasi tetap pada daerah pelayaran tertentu dengan waktu pelayaranan kurang dari 6 (enam) jam dan kapal perikanan dikecualikan dari pelayanan oleh sistem Inaportnet.


Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 192 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 157 Tahun 2015 tentang Penerapan Inaportnet untuk Pelayanan Kapal dan Barang di Pelabuhan. Untuk tahap awal penerapan Inaportnet secara online dilaksanakan di 16 (enam belas) pelabuhan yaitu Belawan, Batam, Tanjung Priok, Tanjung Perak, Makassar, Tanjung Emas, Bitung, Dumai, Panjang, Banten, Tanjung Uban, Balikpapan, Banjarmasin, Sorong, Manggar, dan Ambon.

Comments are closed.