Mulai 2018, Semua Pelabuhan Kelolaan Pelindo III Akan Terhubung Online

76
2546

(maritimedia.com) – SURABAYA – PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) menargetkan mulai 1 Januari 2018 sudah mulai mengoperasikan manajemen kepelabuhanan berbasis teknologi informasi secara menyeluruh. Proyek ini nantinya memungkinkan antarpelabuhan terhubung secara online dan real time.


Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto mengatakan untuk membangun jaringan sistem informasi yang terintegrasi di seluruh pelabuhan kelolaan, Pelindo III menginvestasikan dana senilai Rp1 triliun yang akan dilakukan secara bertahap.

 


“Investasi dilakukan bertahap dimulai dengan menggelontorkan Rp250 miliar dulu untuk tahap awal, untuk biaya hardware, biaya konsultasi, pusat data, pokoknya di luar gedung,” ucap Djarwo.


Djarwo menjelaskan pembangunan sistem informasi terintegrasi tersebut sejalan dengan hasrat perseroan beroperasi sebagai full handling terminal. Karena itu strategi yang dipakai salah satunya dengan transformasi teknologi atau full information and communication technology based system.


“Seluruh aplikasi untuk manajemen berbasis teknologi informasi ini kami targetkan 1 Januari 2018 sudah jadi. Ini sudah terjadi integrasi aplikasi front end dan back end,” jelas Djarwo.


Front end dan back end meliputi aplikasi yang berbeda. Berdasarkan master plan pengembangan teknologi informasi Pelindo III, front end mencakup aplikasi peti kemas, nonpeti kemas, dan jasa pelayanan kapal. Adapun back end mencakup aplikasi ERP produk dari SAP (sistem yang mengintegrasikan berbagai bagian dari proses bisnis).


Untuk front end khususnya aplikasi peti kemas namanya Spiner akan diterapkan di berbagai pelabuhan untuk meningkatkan bongkar muat dengan peti kemas secara lebih efisien. Pelabuhan yang dimaksud ialah tanjung Perak, Lembar, Benoa, Kumai, Sampit, Bima, Maumere, Batulicin, Waingapu, Ende, Kalabahi, Bumiharjo, dan Badas.


Sementara untuk aplikasi bongkar muat nonpeti kemas dinamai Gen-C dan pelayanan jasa kapal akan diterapkan hampir di seluruh pelabuhan yang dikelola Pelindo III mulai Juni 2016. “Penerapan tiga aplikasi ini akan menghubungkan antarpelabuhan, sehingga proses bisnis lebih efisien,” ujar Djarwo.


Khusus untuk aplikasi back end ERP (enterprise resources planning) produk dari SAP (Systems, Application, and Products in Data Processing) ada delapan modul yang akan diaplikasikan, di antaranya human capital management untuk pengelolaan SDM. Ada pula Finance and Controlling untuk mengelola seluruh aktivitas keuangan mulai dari laporan keuangan sampai laporan manajemen.


Pelindo III berharap sistem informasi terintegrasi bisa mengefisienkan seluruh proses operasional di pelabuhan. Semua aktivitas akan terekam secara real time sehingga memudahkan berbagai pihak terkait memantau arus keluar masuk peti kemas maupun penumpang. “Target kami zero error dari sistem yang akan dikembangkan ini,” pungkas Djarwo.

Comments are closed.