Kadin Ingin Kapal Laut dan Kereta Api Dioptimalkan Dalam Sistem Logistik Nasional

0
558

(maritimedia.com) – JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) ingin agar paradigma transportasi logistik yang ada saat ini diubah dengan bergeser ke moda yang lebih murah serta terus menekankan sistem interkonektivitas secara tepat.


Karena itulah, dalam sistem logistik nasional mendatang transportasi logistik yang saat ini lebih berbasis kepada truk di darat dan kargo udara perlahan digeser dengan mengoptimalkan moda angkutan kapal laut dan kereta api (KA).


“Kapal laut dan KA mempunyai berbagai keunggulan dibandingkan dengan moda transportasi lain di Tanah Air. Keduanya itu yang banyak dilupakan di masa lampau,” kata Ketua Komite Tetap Jasa Layanan Logistik dan SDM Nofrisel dalam lokakarya Sistem Logistik Nasional di Jakarta, Senin (29/2).


Menurut Nofrisel, kebijakan masa lalu yang berfokus membuka keterisolasian daerah tanpa disadari struktur biaya relatif lebih mahal karena lebih berbasis kepada truk di darat dan kargo udara.


“Mengingat bahwa Indonesia yang memiliki lebih dari 17 ribu pulau saat ini, maka manajemen logistiknya juga merupakan pekerjaan yang skala ekonominya sangat besar”, sebut Nofrisel.


Nofrisel yang juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Ahli Sistem Logistik Nasional itu menyatakan, fakta biaya logistik sangat mahal sehingga berbagai pihak juga harus memahami bahwa tulang punggung logistik itu adalah sektor transportasi.


Untuk itu, perlu adanya konsep intermoda dan interkonektivitas yang membuat semuanya berjalan dengan efektif dan efisien, serta adanya aturan yang tepat dan terintegrasi dengan baik serta jumlah dan kualitas SDM yang memadai, tambah Nofrisel.


Saat ini, Cetak Biru Pengembangan Sistem Logistik Nasional berfungsi sebagai acuan bagi pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun kebijakan dan rencana kerja yang terkait dengan pengembangan sistem logistik nasional di bidang masing-masing.

Comments are closed.