Selain Multiport Tarif, Pelindo IV Tambah Rute Pengapalan Ke Korea-Jepang

0
445

(maritimedia.com) – JAKARTA – PT Pelindo IV (Persero) mulai 1 Januari 2016 menambah dua pelayanan pengapalan langsung ke negara tujuan ekspor/impor (direct call) yaitu Korea dan Jepang dari semula hanya ke Xianmen (China) dan Hong Kong.


“Penambahan dua negara direct call sejalan dengan tingginya jumlah kargo ekspor terutama dari Indonesia Bagian Timur ke wilayah China, Korea dan Jepang,” kata Direktur Utama PT Pelindo IV,Doso Agung, dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (5/1).


Penambahan rute tersebut, diharapkan akan meningkatkan ekspor Indonesia Timur ke China, Korea dan Jepang yang merupakan negara dengan tingkat ekonomi terbesar di kawasan Asia Pasifik.


Doso juga menjelaskan per 1 Januari 2016, PT Pelindo IV juga melalukan ujicoba multiport tarif. “Uji coba multiport tarif hingga hari keempat ini berjalan lancar belum menemui kendala. Kalaupun ada kendala kami akan terus melakukan evaluasi untuk penyempurnaan,” kata Doso.


Multiport tarif adalah tarif kepelabuhanan berdasarkan efisiensi perhitungan biaya di beberapa pelabuhan, dimaksudkan untuk mengurangi biaya logistik di masing-masing pelabuhan pengumpul di lingkungan PT Pelindo IV dengan tujuan ekspor melalui pelabuhan Makassar.


Besaran Multiport Tariff di berlakukan berdasarkan zona pelabuhan di KTI (terbagi 4 zona). Hal ini setara dengan pengurangan 20%–30% tarif yang berlaku sekarang. Meliputi biaya tambat, dermaga dan stevedoring, di luar (tidak termasuk) biaya buruh yang merupakan faktor di luar PT Pelindo IV.


Dengan berbagai inovasi tersebut, selain mewujudkan Tol Laut dan Poros Maritim Nasional juga sekaligus merubah peta logistik nasional yang lebih berpihak bagi pertumbuhan Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Comments are closed.