Pelindo I: Kenaikan Pas Pelabuhan Untuk Tingkatkan Fasilitas dan Pelayanan Penumpang

60
1773

(maritimedia.com) – KARIMUN – PT Pelindo I (Persero) menyatakan kenaikan pas pelabuhan domestik Tanjung Balai Karimun di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, dari Rp 2.500 menjadi Rp 5.000 per penumpang terhitung 1 Januari 2016 bertujuan untuk meningkatkan fasilitas dan pelayanan.



“Pendapatan dari kenaikan pas pelabuhan itu untuk perbaikan dan peningkatan fasilitas untuk kenyamanan dan keamanan para penumpang,” kata Manajer Bisnis PT Pelindo I Cabang Tanjung Balai Karimun Junaidi di Tanjung Balai Karimun, Minggu (3/1).



Junaidi menjelaskan, kenaikan tarif pas pelabuhan dari Rp 2.500 menjadi Rp 5.000 sudah diputuskan secara matang. Dia menjamin tidak akan ada kenaikan lagi pada tahun ini. “Tarif Rp 5.000 per penumpang untuk satu kali jalan sudah cocok. Pelabuhan di Tanjungpinang saja sudah tidak ada lagi tarif Rp 2.500,” jelas Junaidi.



Menurut Junaidi, kenaikan tarif pas pelabuhan tersebut sudah diketahui Pemkab dan DPRD Karimun. Namun demikian, diakuinya belum menyosialisasikan tarif baru tersebut kepada masyarakat.
“Memang sudah diputuskan jauh-jauh hari, tapi kami akui tidak sempat melakukan sosialisasi,” ujar Junaidi.



Sementara itu, General Manager PT Pelindo I Cabang Tanjung Balai Karimun Syamsul Bahri Kautjil, mengatakan, pelabuhan domestik Tanjung Balai Karimun merupakan pelabuhan tersibuk keenam di Indonesia, namun fasilitas yang tersedia masih jauh dibandingkan pelabuhan-pelabuhan lain yang kelasnya di bawah pelabuhan tersebut.
“Kami sedang membahas perbaikan fasilitas ruang tunggu, ruang tunggu VIP yang lebih representatif,” kata Syamsul.



Pelabuhan domestik dan internasional Tanjung Balai Karimun dikelola PT Pelindo I bekerja sama dengan PT Karya Karimun Mandiri selaku Badan Usaha Kepelabuhan (BUP) milik pemerintah daerah. PT Pelindo I mendapat porsi 60 persen dari pendapatan pas pelabuhan, sedangan BUP mendapat 40 persen.

Comments are closed.