Pelindo III Resmikan Peluncuran Boom Marina Banyuwangi

206
5110

(maritimedia.com) – BANYUWANGI – PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III resmi memulai pengembangan kawasan Boom Marina Banyuwangi, sebagai dermaga terintegrasi untuk yacht (kapal layar ringan). Peluncuran pengembangan proyek marina ini, digelar di Pantai Boom, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (12/9).


Secara simbolis peluncuran dilakukan langsung oleh Direktur Utama Pelindo III, Djarwo Surjanto bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, perwakilan Kementrian Pariwisata, serta sejumlah pelaku bisnis pelayaran domestik dan internasional.

 


Direktur Utama Pelindo III, Djarwo Surjanto mengatakan, peluncuran ini ditujukan sebagai pertanda awal dari pembangunan Boom Marina di Banyuwangi yang tujuan utamanya untuk meningkatkan daya tarik Banyuwangi ke dunia. Tidak tanggung-tanggung, pengembangan marina di Pantai Boom Banyuwangi tersebut akan terintegrasi dengan Pelabuhan Benoa di Bali dan Labuhan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bahkan, ke depannya akan dihubungkan ke lokasi lain yang potensial, seperti Karimunjawa, Lombok, dan Tenau Kupang.


‎“Pengembangan infrastruktur wisata bahari yang terintegrasi akan mengoptimalkan potensi rute pelayaran di Indonesia. Tidak hanya profit bagi pengelola namun juga memantik pengembangan kawasan dan kreativitas warga, sehingga memiliki nilai ekonomis untuk peningkatan perekonomian masyarakat sekitar,” ungkap Djarwo.


Apalagi, menurut Djarwo, Pemkab Banyuwangi sedang getol mempromosikan banyak destinasi wisata menarik seperti blue fire di Kawah Ijen, kite surfing di Pulau Tabuhan, menantangnya ombak Pantai Plengkung, kearifan budaya Osing, indahnya alam Alas Purwo, dan aneka destinasi lainnya. “Sebagian besar wilayah Pelindo III terbentang di tujuh provinsi yang memiliki berbagai destinasi wisata menarik, hal ini membuat korporasi berkomitmen melakukan pengembangan wisata bahari Nusantara”, kata Djarwo.


Menurut Djarwo, Pelindo III menginvestasikan dana sebesar Rp200 miliar. Selain itu, dalam proses pembangunan marina ini, Pelindo III melakukan komparasi kajian dengan studi banding konsep beberapa marina yang ada di dunia. Di antaranya Marina Port Vell Yacht Club, Barcelona dan Yacht Club de Monaco, Monaco.


Kawasan Boom Marina Banyuwangi akan dibangun di area seluas 44,2 hektar, dengan konsep berbasis kearifan lokal dan ramah lingkungan. Kompleks marina modern yang dibangun akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti zona marina, zona residensial, dan zona rekreasi.


Untuk zona marina akan dilakukan di kawasan bagian barat seluas 9,6 hektare dengan luas kolam 4,75 hektare yang mampu menampung ratusan kapal pesiar. Marina ini juga akan dilengkapi shipyard dry berth seluas 2,3 hektare yang mampu menampung 75 yacht. Zona marina juga dilengkapi repair and maintenance area, Marina lounge dan hotel.


Sedangkan zona residensial terdiri atas reso dan vila. Serta zona rekreasi antara lain terdiri atas hidroponic farmland and aqua culture, visitor and education centre, camp ground, swimming and fishing pool, kawasan retail, horse riding and restaurant, one day cruises, trekking area, promenade, landmark bridge.


Boom Marina Banyuwangi direncanakan dapat beroperasi para pertengahan tahun 2017 dan menjadi tuan rumah kegiatan Fremantle to Indonesia Yacht Rac dan rally yang berlayar dari Australia serta berbagai agenda marina internasional lainnya.

Comments are closed.