Terminal Teluk Lamong Penggerak Sistem Logistik

0
244

(maritimedia.com) – SURABAYA – Pelabuhan merupakan salah satu sarana penting dalam menunjang system logistik. PT Pelindo III (Persero) sebagai perusahaan pengelola pelabuhan terbukti menjadi yang terdepan dalam menyediakan sarana untuk memperkuat perekonomian dan mendukung system logistic nasional.


Pendirian Terminal Teluk Lamong sebagai solusi pemecah kepadatan di Pelabuhan Tanjung Perak serta mempercepat  proses  bongkar muat barang dengan alat serba otomatis, merupakan pembuktian PT Pelindo III (Persero) untuk mendukung perekonomian nasional.


Edy Putra Irawady, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, berkunjung ke Terminal Teluk Lamong pada hari Kamis (11/6) yang lalu, untuk melihat Terminal dengan efisiensi dan efektivitas tingkat tinggi tersebut yang diharapkan dapat mendukung system logistic nasional.


Didampingi oleh Tim Sistem Logistik Nasional (Sislognas) Kementerian Perekonomian, Kepala Otoritas Pelabuhan serta jajaran pengusaha dan asosiasi, kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat potensi yang adaTeluk Lamong sehingga dapat diterapkan di Terminal lainnya.


Sistem online dan serba otomatis menjadi daya jual Teluk Lamong untuk meningkatkan persaingan nasional dan menekan biaya logistik. “Teluk Lamong menjadi contoh untuk pengembangan pelabuhan karena serba otomatis dan pasti akan mempercepat dwelling time”, ujar Edy.


Deputi V Kemenko Perekonomian tersebut juga menjelaskan bahwa Teluk Lamong diharapkan dapat menjadi penyokong perekonomian di Indonesia dengan akan masuknya kapal – kapal internasional dikarenakan kedalaman lautnya yang memadai, yaitu mencapai -14 LWS.


Agung Kresno Sarwono, Direktur Operasional dan Teknik Terminal Teluk Lamong, dalam sambutanya mengungkapkan bahwa Teluk Lamong akan menjadi pilihan terbaik bagi untuk melayani proses bongkar muat karena memiliki sistem yang efektif dan efisien bagi para pengguna jasa. “Teluk Lamong akan membantu menyokong system logistik nasional dengan mempercepat dan mempermudah pelayanan yang ada dan diharapkan mampu menekan biaya logistik”, ujar Agung.


Dalam kunjungan tersebut, Tim Sislognas menyadari bahwa PT Pelindo III (Persero) dan Terminal Teluk Lamong tidak dapat bekerja sendiri untuk mempercepat proses pelayanan di Terminal. Sistem yang terintegrasi dengan pihak lain menjadi hal yang sangat penting dan berpengaruh dalam pelayanan. “Bea cukai, karantina, otoritas pelabuhan dan lainnya juga harus bekerjasama untuk mempercepat dwelling time karena prosesnya tidak hanya di Teluk Lamong saja”, ujar Edy.


Rencana pembangunan moda transportasi penghubung jalur darat untuk masuk ke Terminal juga menjadi bahan pembahasan dalam kunjungan tersebut. PT Pelindo III (Persero) dinilai telah melakukan inovasi dengan akan dilakukannya pembangunan  fly over, jalur kereta api dan ACT karena akan lebih mempercepat proses masukknya barang ke Terminal.


Melalui kunjungan tersebut diharapkan PT Pelindo III (Persero) melalui Terminal Teluk Lamong dapat terus memacu diri untuk melakukan pelayanan terbaik dengan menyokong system logistic nasional dengan harapan dapat meningkatkan daya saing nasional dan meringankan biaya logistik.

Comments are closed.