Siap Kelola Kawasan Industri JIIPE, BJTI Re-Branding

1
1411

(maritimedia.com) – SURABAYA – PT BJTI resmi melakukan re- branding dengan berganti nama menjadi BJTI PORT. Acara  ini dikemas dalam bentuk Customer gathering di Aula Kantor BJTI PORT. Dengan simbol Denyut Nadi Kehidupan Negeri, BJTI PORT merefleksikan dan menyatukan Indonesia dengan produk dan layanan serta terus berdedikasi dalam memegang peranan penting untuk menggerakan roda perekonomian Indonesia, sehingga dapat menjadi penyedia jasa logistik dan menjadi pelabuhan Indonesia yang diandalkan sebagai gerbang aliran  barang dari dan ke Indonesia.


Semua rangkaian warna yang mengandung cerita didalamnya, menyatu dengan serasi dan membentuk simbol yang utuh, mampu menciptakan denyut nadi kehidupan dan menjadi aliran hidup yang dinamis dengan bertumpu di BJTI PORT. Dalam acara Re-Branding ini BJTI PORT juga menyerahkan bantuan CSR sebesar Rp120 Juta kepada 4 panti asuhan dan 11 lembaga/ tempat ibadah.


Seperti diketahui, bahwa BJTI terus memperluas jaringan bisnisnya dengan mengelola dan mengoperasikan Terminal Berlian, Terminal Satui di Kalimantan Selatan, pengoperasian alat di Terminal Jamrud, Terminal Lembar dan Terminal Kupang. Menurut Direktur Utama BJTI PORT  Putut Sri Muljanto, saat ini BJTI PORT juga tengah melakukan tahapan penyelesaian JIIPE  (Java Integrated Industrial and Port Estate) di Manyar-Gresik yaitu kawasan pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan industri bekerjasama dengan  PT AKR Corporindo.


Untuk kawasan pelabuhan sendiri telah selesai pembangunan dermaga tahap I seluas 30  X 250 M dan kawasan industri dengan total luas kurang lebih 2.900 hektar ini diperkirakan menelan biaya + 18 trilyun akan beroperasi pada tahun 2017. JIIPE bertujuan untuk menyediakan layanan pelabuhan laut langsung ke kawasan industri, ketika pelabuhan laut terletak jauh dari kawasan industri. JIIPE juga bertindak sebagai pelabuhan untuk melayani pengiriman,  pembongkaran general cargo, curah kering dan curah cair.


Menurut Putut, bahwa dalam waktu dekat ini akan memasuki tahap uji fasilitas sembari menunggu proses ijin operasi. Adapun fasilitas di  kawasan Industri JIIPE memasuki tahap pembangunan dan penyediaan infrastruktur dasar seperti akses jalan, dermaga, kebutuhan energi meliputi listrik dan air. Ke depan, proyek ini akan dibagi tiga kawasan yakni kawasan pelabuhan seluas 400 hektar, kawasan industri 1800 hektar dan kawasan perumahan seluas 700 hektar.


Selain itu, sebagai wujud kebersamaan antara BJTI PORT dengan customer dari perusahaan pelayaran, mitra kerja dan instansi kemaritiman di wilayah Tanjung Perak juga diadakakan “Fun Bike Re-Branding” BJTI PORT yang diadakan pada hari Minggu (07/06) yang lalu, dimulai pukul 05.30 – 10.30 pagi dan diikuti oleh  +2000 peserta dari karyawan dan masyarakat umum. Fun bike ini mengambil rute Perak- JL. Pemuda -Tugu Pahlawan – Balai Kota – Perak dengan puncak acara di lapangan Prapat Kurung Tanjung Perak.


“Aktivitas Fun Bike ini merupakan wadah mempertemukan dan memperkenalkan brand baru BJTI PORT kepada para mitra kerja di lingkungan Pelabuhan Tanjung Perak dan kepada masyarakat umum, serta mempertemukan antara mitra kerja BJTI yang memiliki minat sama, yaitu bersepeda. Hal ini adalah bukti bahwa BJTI tidak pernah jauh dari mitra kerja sebagai pelanggan dan selalu memahami gaya hidup masyarakat Indonesia yang mengisi hari liburnya dengan berolah raga.


Fun Bike adalah salah satu dari rangkaian acara perayaan Re-Branding BJTI PORT. Selain menggelar acara hiburan, pada akhir acara dilakukan penarikan doorprize bagi peserta Fun Bike dengan total 100 hadiah terdiri dari hadiah hiburan sebanyak 97 buah berupa HP, jam tangan, sepeda,  elektronik dan gadget, serta hadiah utama berupa 3 buah sepeda motor.

Comments are closed.