Jaskotama jadi terminal operator di Tanjung Perak

0
355

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III menyetujui PT Jamrud Stevedore Konsorsium Utama (Jaskotama), konsorsium 16 perusahaan bongkar muat di dermaga Jamrud Utara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, menjadi terminal operator di dermaga itu.

“Jaskotama telah melakukan kesepakatan dengan Pelindo III. Selanjutnya akan diproses untuk disiapkan menjadi terminal operator di dermaga Jamrud Utara,” kata Pelindo III Djarwo Suryanto kepada pers hari ini.

Kesepatakan tersebut ditandatangangi oleh Pelindo III Djarwo Suryanto dan Dirut Jaskotama Edi Kusnadi pada 8 September 2010.

Menurut Djarwo, hingga kini baru Jaskotama yang mengajukan diri kepada Pelindo III untuk menjadi terminal operator, padahal di dermaga lain juga akan diberlakukan kebijakan sama.

“Jaskotama merupakan embrio terminal operator di Tanjung Perak, ini terkait dengan proses implementasi konsep jasa bongkar muat yang baru sesuai dengan Undang Undang No. 17/2008 tentang Pelayaran dan Peraturan Pemerintah 61/2009 tentang Kepelabuhanan. Dermaga lainnya belum ada pengajuan,” ungkapnya.

Dia mengatakan dermaga Mirah, Jamrud Sealatan, Nilam Timur, dan Nilam Barat sebenarya juga menggunakan konsep terminal operator, bukan sejumlah PBM yang beroperasi secara bersama-sama dalam
satu dermaga.

“Saya dengar Jamrud Selatan juga ada konsorsium. Terminal Mirah juga ada, tetapi [pengajuannya] belum sampai ke Pelindo III,” ujarnya.

Edi Kusnadi mengatakan konsorsiumnya masih diproses menjadi terminal operator oleh Pelindo III.

“Nantinya Pelindo III akan menjadi badan usaha pelabuhan sesuai dengan UU No. 17/2008 dan PP 61/2009, sementara konsorsium PBM [Jaskotama] akan beroperasi berdasarkan kerja sama operasional dengan BUMN kepelabuhan yang mengelola Pelabuhan Tanjung Perak itu,” jelasnya.

Comments are closed.