Tarif angkutan peti kemas siap naik

0
307

Pelaku pelayaran kontainer siap menaikkan tarif angkutan peti kemas menyusul rencana pemerintah mengurangi alokasi bahan bakar minyak bersubsidi untuk sektor angkutan niaga nasional mulai tahun ini.

Direktur PT Samudera Indonesia Asmari Herry mengatakan penaikan ongkos angkut kontainer merupakan konsekwensi dari melonjaknya biaya operasional pelayaran jika pemerintah benar-benar memangkas alokasi BBM bersubsidi.

Menurut dia, komponen biaya BBM selama ini mengambil porsi 40% dari biaya operasi kapal.

“Kenaikan ongkos angkut peti kemas disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan cost operational jika BBM bersubsidi untuk kapal niaga dicabut,” katanya kepada Bisnis.com hari ini.

Asmary memperkirakan kenaikan ongkos angkut peti kemas pada setiap trayek berlayar di dalam negeri bisa berada pada kisaran 5%—15% bahkan dapat lebih tinggi untuk ukuran kapal tertentu.

Menurut dia, pemangkasan alokasi BBM bersubsidi berpotensi mengurangi perang tarif yang saat ini semakin parah. “Bisa jadi operator kapal kontainer bisa bersatu kembali dan bersaing dengan sehat setelah cost operational itu naik.”

Sebelumnya, Adi Subagyo, Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengatakan rencana pembatasan konsumsi BBM bersubsidi untuk sektor niaga nasional masuk dalam salah satu pembahasan BBM bersubsidi 2010.

Comments are closed.