ACFTA tidak naikkan tarif kontainer dalam negeri

0
675

JAKARTA : Implementasi kerja sama perdagangan bebas Asean—China (Asean China Free Trada Agreement/ACFTA) sejak Januari tidak mampu mengangkat tarif kontainer di dalam negeri.
Excutive Director Samudera Shipping Line, grup PT Samudra Indonesia, Asmary Herry mengatakan meskipun produk impor membanjiri pasar Indonesia, kerja sama perdagangan bebas itu tidak mampu mengangkat tarif kontainer domestik.

“Belum ada pengaruh ke tarif, justru sekarang kami mencemaskan dampak yang akan timbul terhadap pelayaran kontainer domestik setelah tiga bulan karena barang asal China akan membludak,” katanya kepada Bisnis.com hari ini.

Menurut dia, kerja sama ACFTA tidak bisa mengangkat tarif kontainer di dalam negeri karena pemerintah terlalu banyak memberikan pintu masuk produk impor asal China dengan menyediakan 25 pelabuhan terbuka.

Dia menjelaskan banyaknya jumlah pintu masuk impor itu menyebabkan produk asal China lebih mudah menyentuh pasar domestik sehingga tidak memerlukan transportasi laut nasional dalam kegiatan distribusi di dalam negeri.

Akibatnya, katanya, produk-produk China yang telah membanjiri pasar Indonesia itu tidak dapat dinikmati oleh pelayaran nasional berjadwal.  “Malah sebaliknya, pelayaran kontainer kini terancam kehilangan muatan,” ujarnya.

Sejak jatuh pada Oktober 2008 menyusul dampak krisis ekonomi global dan anjloknya muatan domestik, tarif  kontainer di dalam negeri belum beranjak naik bahkan cenderung berada di level tarif ideal. Sebagai gambaran, pengiriman kontainer rute Jakarta—Makassar saat ini hanya berkisar antara Rp2 juta hingga Rp2,5 juta, jauh di bawah tarif ideal Rp4 juta, sedangkan trayek Jakarta—Medan kini Rp2 juta di bawah tarif ideal.

Comments are closed.