PELABUHAN NIAGA DIRENCANAKAN BERDEKATAN DENGAN PELABUHAN PELINDO

0
308

TEGAL – Gagasan Wali Kota Tegal Ikmal Jaya SE Ak untuk mengembalikan masa kejayaan pelabuhan, kini terus dilakukan. Antara lain, melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi terkait, dan berupaya menggandeng investor untuk turut serta bisa merealisasikan proyek tersebut. Bahkan ia menegaskan, sudah ada tiga lokasi yang diajukan. Yakni di kawasan Muara Anyar, Kelurahan Muarareja, Pelabuhan Tegal dan kawasan timur Bumi Perkemahan (Buper).

Menurut dia, pembangunan pelabuhan niaga, merupakan salah satu langkah dan upaya merealisasikan visi Kota Tegal, yaitu meningkatkan potensi maritim atau kelautan. ’’Saat ini sudah ada investor yang berminat berinvestasi,’’ katanya.

Ikmal mengemukakan, untuk kejelasan anggaran pembiayaannya, pihaknya masih menunggu izin prinsip dari Direktorat Perhubungan Laut. Apabila izin sudah ada, maka akan dilanjutkan dengan studi kelayakan, kajian teknis dan pembuatan rancang bangun.

Terkait rencana tersebut, masyarakat maritim yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Maritim Tegal (Hikmat) menyatakan sangat mendukung rencana tersebut. Pasalnya, keberadaan pelabuhan niaga sangat bermanfaat untuk menunjang kemajuan kota.

Ketua Hikmat, Wardjo Rahardjo mengatakan, secara langsung dirinya mengikuti paparan rencana pembangunan pelabuhan niaga tersebut. 

Sehingga mengetahui secara detail target dan tujuan pembangunan pelabuhan yang akan dilaksanakan Pemkot dengan menggandeng investor. ’’Kami berharap Pemkot serius untuk memproses izin prinsipnya,’’ katanya.
Sangat Bermanfaat Menurut dia, keberadaan pelabuhan niaga akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Tegal, khususnya masyarakat maritim. Apalagi kalau melihat kondisi pantai, sangat berpotensi untuk bisa menjadi pelabuhan niaga yang mampu bersaing dengan Cirebon.

Wardjo mengemukakan, pihaknya juga sangat mendukung, pembangunan pelabuhan niaga berada di samping pelabuhan yang dikelola Pelindo. Hal itu diperkuat dengan hasil penilaian dari tiga lokasi, yakni kawasan Muara Anyar, Pelabuhan Tegal dan kawasan timur Buper. 

Yakni, secara scoring dan penilaian dari letak geografis, dampak lingkungan hidup dan pertimbangan lain kemungkinan pembangunan sangat cocok berada di samping Pelabuhan Tegal. Meskipun demikian, pihaknya meminta keberadaan pelabuhan niaga jangan sampai menggusur fungsi dan potensi pelabuhan yang telah ada, tapi diharapkan bisa saling melengkapi. 

’’Kalau ini bisa terwujud, maka kejayaan pelabuhan niaga akan terwujud kembali,’’ ujarnya.

Comments are closed.