RI Targetkan Transaksi Rp 1 Triliun di Shanghai Expo

0
395

image

RI Targetkan Transaksi Rp 1 Triliun di Shanghai Expo

Jakarta – Pemerintah targetkan pencapaian transaksi sebesar Rp 1 triliun pada Shanghai Expo 2010. Jumlah tersebut 10 kali lipat dari anggaran yang dikeluarkan pemerintah yaitu sebesar Rp 104 miliar.

Hal ini disampaikan Deputi Menko Perekonomian Bidang Perindustrian dan Perdagangan Edy Putra Irawadi di Kantor Menko Perekonomian Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, pagi ini (22/12/2009).

“Sebenarnya target 10 kali itu normal seluruh dunia,” ujar Edy.

Indonesia pada World Expo yang lalu, jelas Edy, dengan anggaran sekitar Rp 20-an miliar bisa mendapat transaksi sejumlah Rp 200 miliar.

“Dulu kita juara pertama 5 tahun lalu, dulu kita capai 8 kali lipat, berarti 8 kali Rp 20 miliar, belum termasuk kunjungan wisata jadi total sekitar Rp 200 miliar,” jelas Edy.

Edy menjelaskan Shanghai Expo ini merupakan salah satu program World Expo yang berlangsung setiap 5 tahun sekali. Acara ini dilaksanakan untuk memamerkan produk-produk andalan di setiap negara. Indonesia telah mengikuti perhelatan besar ini sejak tahun 1964 di New York pada masa pemerintahan Soekarno.

Pada Shanghai Expo ini, tambah Edy, Indonesia akan mengusung tema lingkungan dan budaya. Jadi, produk-produk yang ditampilkan merupakan produk kreatif dan inovatif secara teknologi baik dalam bidang budaya maupun lingkungan.

“Targetnya kemajuan peradaban sesuai dengan terutama kebudayaan kita bahwa kita banyak kreativitas baru berbasis kebudayaan, artinya kita mempertimbangkan lingkungan yang sudah jadi budaya kita. Kita fokuskan lingkungan maksudnya green economic itu untuk tingkatkan branding kita. Untuk menyaingi Malaysia dengan Truly Asia -nya,” ujar Edy.

Hal serupa juga disampaikan Menteri Perindustrian MS Hidayat. Hidayat menyampaikan Indonesia akan memamerkan produk unggulan dari industri kreatif dan daerah. Oleh karena itu, persiapannya harus matang sehingga dapat menarik para investor asing akan produk-produk Indonesia.

“Kalau di pameran internasional kita ikuti juga standar internasional. Persiapannya mesti bagus pergunakan EO (Event Organizer ) yang bagus, termasuk nanti ada culture performance . Kadin juga baru susun anggaran,” ujar Hidayat.

SHARE
Next articleIHSG Rebound, Tertinggi di Asia

Comments are closed.